Aplikasi Inverter
Menurut Sam Erwin, Instalatur dari Auto Fit Jaya di pasar mobil Kemayoran Blok F/6-7, Jakarta, aplikasi perangkat inverter pada mobil tidak masalah asalkan memperhitungkan besarnya daya inverter tersebut dengan kemampuan kelistrikan mobil yang berpatokan pada aki, alternator serta besarnya daya dari perangkat tambahan yang akan digunakan.
Jika tidak memperhatikan hal tersebut, maka bisa dipastikan aplikasi inverter akan menimbulkan masalah. Seperti contoh, bila kita mengaplikasikan inverter yang berdaya 200 watt tapi digunakan untuk memakai perangkat elektronik yang dayanya melebihi dari 200 watt, maka dapat dipastikan inverter tersebut akan rusak atau jebol dan sikring (Fuse)pada lighter bisa langsung putus, karena umumnya inverter dihubungkan melalui port lighter.
Begitu juga dalam memilih inverter untuk mobil paling aman sebenarnya cukup menggunakan yang berdaya 200 atau 400 Watt, jika memang ingin menggunakan yang berdaya lebih besar hingga 1000 watt sebaiknya melakukan instalasi listrik tersendiri yang biasanya jalur listrik ditarik langsung dari aki mobil. Namun dalam hal ini pun kita tetap harus memperhitungkan kemampuan alternator mobil, karena jika tidak bisa-bisa aki drop, terutama jika mesin mobil memiliki jumlah CC yang kecil yang biasanya hanya dibekali alternator yang juga berdaya kecil.

