96. Listrik Tenaga Surya Off Grid

Pada pembangkit listrik tenaga matahari atau pembangkit listrik tenaga surya ada dua system yaitu On grid sistem dan Off Grid system. Komponen listrik tenaga matahari Off grid sistem ini memiliki beberapa komponen yang terdiri antara lain :
1. Modul panel surya,
2. Inverter dc ke ac
3. Baterai
4. Solar Charge Controller

Empat komponen listrik tenaga matahari diatas bekerja bersinergi sehingga jika salah satu komponen tidak ada maka listrik tenaga matahari off grid sistem tidak bisa bekerja

Sistem panel surya off grid adalah suatu sistem pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS yang berdiri (stand alone), yang tidak dirangkai bersama dengan jaringan listrik PLN.

Dalam penerapannya, energi listrik yang dihasilkan plts off grid dapat dipakai langsung pada beban. Tetapi apabila ada kelebihan maka kelebihannya tersebut bisa disimpan dalam baterai. Setelah disimpan selanjutnya difungsikan sebagai cadangan energi dan dipakai di malam hari. Karena memerlukan media penyimpanan, maka pada setiap sistem panel surya off grid selalu dilengkapi dengan baterai.

Sistem panel surya off grid ini mengandalkan sinar matahari sebagai sumber utama sekaligus satu-satunya untuk memperoleh arus atau aliran listrik.

Inilah perbedaan paling utama dalam sistem plts on grid dan off grid adalah terletak pada penggunaan baterai. Sebab dalam operasinya plts on grid adalah tidak butuh baterai. Energi listrik yang dihasilkan dari sistem tersebut langsung dipakai dan tidak perlu disimpan. Lalu untuk malam hari, sumber energi listriknya tetap mengandalkan pasokan dari PLN.

Cara merakit sistem panel surya off grid membutuhkan komponen lebih banyak. Selain baterai, komponen penting lainnya yang dibutuhkan dalam penerapan sistem off grid adalah inverter. Secara ringkas, cara kerja off grid inverter ini bertujuan merubah arus listrik DC atau Direct Curent agar bisa menjadi arus Alternating Current atau AC yang banyak digunakan oleh peralatan elektronik di tempat kita seperti lampu, TV, kipas angin, kulkas, setrika, dan sebagainya selalu memerlukan arus listrik AC. Tanpa arus listrik AC perabot elektronik tersebut tidak bisa diaktifkan atau dioperasikan